Minggu, 31 Maret 2013

TROKTOAR PINGGIRAN KOTA


Di suatu ketika di sore hari kuw berjalan di troktoar pingiran pusat kota dimana tempat kuw berdomisili, Tak sengaja kuw temui seorang bocah bergeletak tertidur berbantalkan paha sang ibu yg lagi termenung menahan sakit akan kelaparan yang ia rasakan, Dan seketika datang lah sosok pria dan wanita yang begitu penuh kerapian gagah nan elegan dengan jas hitam sang pria memberi gambaran buat saya berfikir akan nasib dan pilihan yg harus kuw jalani di masa yang akan datang



Pria dan wanita dengan tampa keraguan yang dia rasakan langsung saja memhapiri ibu yang lagi menahan lapar yang ia rasakan, Sejenak wanita nan canti duduk lansung di hadapan sang ibu lalu bertanya dan sedikit mengobrol...

Karna jarak yg begitu jauh membuatkuw tak tau apa yang sedang mereka perbincangkan di tepi jalan yang berdebu oleh tiupan kendaraan yang lalu lalang melintasi sudut sudut jalan kota. Yang terlihat hanyalah si pria yang sedang lagi mengambil lembaran rupiah dari saku jas yang ia kenakan dan langsung memberikan kepada ibu yang lagi asik membelai putranya yang sedang tertidur pulas di atas paha sang ibu

Kejamnya hidup membuat kuw mengerti arti perjuangan
Kerasnya perjuangan membuat kuw mengerti untuk bertahan hidup

Akhir kata terimakasih telah hadir Dalam Artikel Awal Mula
Nantikan artikel2 berikutx yach
(SALAM DUA JARI)
//